Tips

Merancang Logo

Retha Christiani
August 28, 2017

Share

Merancang Logo

Tidak sedikit orang beranggapan bahwa mendesain logo itu mudah. Namun ada kenyataanya merancang logo tidak hanya sekedar bentuk unik, beberapa warna, dan font keren yang disatukan. Sebelum merancang logo, kita harus pahan mengenai apa itu logo.

Logo adalah sebuah identitas dan dari visual brand yang mencerminkan merek itu sendiri. Bagi Anda yang baru akan mulai merancang Logo, perhatikan panduan dibawah ini:

 

  1. Basic (Dasar)
Merancang Logo

Anda harus mengerti dasar-dasar dari logo sebelum mulai merancang logo.

  • Cari Inspirasi

Pertama, mencari inspirasi sangat penting sebagai titik awal dalam pembuatan logo, Anda bisa mencoba menggunakan konsep ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) ini tidak termasuk dalam plagiat karena Anda tidak sepenuhnya meniru karya orang lain. Namun sesekali Anda bisa membuat logo yang murni dari ide Anda sendiri

  • Pelajari semua Hal tentang Logo

Logo yang efektif adalah logo yang unik, menarik secara visual dan menyampaikan pesan yang dimaksud. Dalam bentuk dasarnya, Logo yang dirancang dengan baik merupakan sebuah bentuk dari identitas bisnis / produk / merek, meski proses desainnya rumit dan menyita waktu, hasil akhirnya harus mudah dipahami, mudah diingat, bertahan lama, serba guna dan sesuai dengan produk / merek yang diusung.

Minimal Anda harus mempelajari tentang teori warna dan bentuk dalam desain grafis serta filosofinya seperti warna dan bentuk apa yang cocok serta melambangkan sebuah logo untuk perusahaan asuransi, property misalnya.

 

  1. Proses Perancangan

Merancang Logo

Kini kita akan lihat proses dalam merancang sebuah logo dari awal hingga selesai agar hasil akhirnya bisa dipahami, mudah diingat, bertahan lama, serba guna dan sesuai dengan produk/merek yang diusung.

  • Design Brief

Komunikasi – Ini dilakukan antara klien dan designer untuk memberikan/ menerima informasi mengenai logo seperti apa yang akan dibuat. Jika Anda ingin memesan atau membuat sebuah logo, Anda harus menyampaikan dan mendaptakan semua informasi yang anda punya dan butuhkan pada proses ini agar Anda tidak bekerja dua kali. Proses awal ini merupakan proses yang sangat penting.

  • Research

Anda bisa memberikan dan mempelajari lebih banyak tentang industri / niche, serta sejarah dari perusahaan yang di usung klien dan perusahaan kompetitor(Pesaing).

  • Reference

Memberikan dan mencari inspirasi desain yang akan dibuat. Jika anda bertindak sebagai klien Anda bisa berikan beberapa reference untuk designer Anda bekerja lebih cepat.

  • Conceptualization

Designer yang telah mendapatkan informasi yang jelas, akan membuat sketsa an mengembangkan logo referensi yang didapat dengan mengacu pada brief yang didapat dan penelitian yang telah dilakukan.

  • Reflection

Memberikan sentuhan terakhir dalam desain logo seperti pemberian mock-up agar logo terlihat lebih realistis.

  • Presentation

Designer akan memberikan beberapa pilihan design kepada klien untuk mendapatkan Feedback(umpan balik) berupa perbaikan atau revisi hingga design anda selesai sesuai kesepakatkan.

Sebagai catatan, kesepakatan disini sangatlah penting menentukan berapa biaya yang akan dikeluarkan. Untuk menentukan harga yang tepat lihatlah beberapa faktor yang terlibat dalam perancangan logo tersebut, termasuk jumlah konsep(alternatif) logo yang ada, batas revisi yang ditentukan, tingkat "Research" yang dibutuhkan dan dan berapa kali revisi yang akan dilakukan.

 

 

Inspired by: www.jagodesain.com

Images sources: Freepik

Comments