Technology

Mengenal Manual Testing

Dianty Anggraini Putri
August 17, 2017

Share

Mengenal Manual Testing

Manual Testing / Pengujian Manual adalah proses untuk mengetahui defect dan bug pada program perangkat lunak. Dalam metode ini seorang tester/ penguji berperan penting sebagai pengguna akhir dan memverifikasi bahwa semua fitur aplikasi bekerja dengan benar. Penguji secara manual mengeksekusi kasus uji tanpa menggunakan alat otomasi/ automation. Penguji menyiapkan dokumen rencana uji yang menjelaskan pendekatan terperinci dan sistematis terhadap pengujian aplikasi software. Uji kasus direncanakan mencakup hampir 100% aplikasi software. Manual Testing ini melibatkan kasus uji lengkap yang memakan waktu. Mari kita mengenal Manual Testing lebih dalam.

Tujuan Manual Testing

Tujuan utama Manual Testing adalah untuk memastikan bahwa aplikasi yang diuji adalah bebas cacat dan aplikasi perangkat lunak bekerja sesuai dengan dokumen spesifikasi kebutuhan.

Jenis ini mencakup pengujian Perangkat Lunak secara manual yaitu tanpa menggunakan alat otomatis atau skrip apapun. Dalam jenis ini, penguji mengambil alih peran pengguna akhir dan menguji Software untuk mengidentifikasi perilaku atau bug yang tidak diharapkan. Ada tahapan yang berbeda untuk Manual Testing seperti pengujian Unit, pengujian Integrasi, Pengujian sistem dan pengujian Penerimaan Pengguna.

Manual Testing

Dokumen rencana uji dibuat dengan uji coba yang menjelaskan pendekatan terperinci dan sistematis untuk menguji aplikasi perangkat lunak. Pada dasarnya, rencana uji biasanya mencakup pemahaman lengkap tentang alur kerja akhir. Untuk memastikan kelengkapan pengujian (uji coba 100%) uji kasus akan dibuat. Konsep Pengujian Manual juga mencakup pengujian eksplorasi karena penguji mengeksplorasi perangkat lunak untuk mengidentifikasi kesalahan di dalamnya.

Setelah pengujian dimulai, uji coba yang direncanakan akan dilakukan dan perbedaan antara hasil aktual yang diharapkan dilaporkan sebagai defect. Setelah cacat yang dilaporkan diperbaiki, penguji akan menguji kembali defect tersebut untuk memastikan bahwa defect sudah diperbaiki dan dinyatakan software dalam kondisi baik. Tujuan utama pengujian software adalah membuat software bebas defect & menghadirkan Produk yang berkualitas kepada pelanggan.

 Manual Testing

Kesimpulan

Dalam pengujian aplikasi perangkat lunak, Pengujian Manual memiliki peran vital. Saat melakukan aktivitas pengujian manual, penguji perlu berfikir kreatif & sabar. Penguji harus memposisikan dirinya sama seperti pengguna akhir & menjalankan semua uji kasus sesuai sudut pandang pengguna akhir.

 

Tertarik untuk memperdalam kemampuan tentang Manual Testing? ayo bergabung bersama Wonderlabs sekarang. Daftarkan diri Anda disini atau kenali kami lebih dekat disini.

inspired by: http://www.softwaretestingclass.com

images sources: Freepik

 

Comments