Technology

Mari Berkenalan dengan API!

Dianty Anggraini Putri
August 14, 2017

Share

API

Jika Anda adalah seseorang yang paham teknologi, pasti Anda sudah pernah mendengar tentang API. Sebenarnya, ini adalah hal yang biasa. Anda mungkin telah menggunakannya sejak tahun 1990, melakukan copy dan paste Microsoft Word ke Excel Spreadsheet. Namun, maraknya media Sosial dan banyaknya aplikasi berbasis web telah merevolusi dunia kita. Cara kita berkomunikasi juga membuat hidup kita semakin bergantung pada Internet sehingga membutuhkan cara interaksi yang efektif antara berbagai solusi berbasis web.

Dan sekarang, API sangat berguna dan penting karena membantu developer membuat aplikasi baru yang sesuai dengan jejaring sosial seperti Facebook atau Instagram. Misalnya, Anda mencari melalui foto Instagram dan ingin melihat bagaimana tempat-tempat ini terlihat secara real time, menggunakan Google Maps. Atau Anda menonton video Youtube dan Anda ingin membaginya melalui Facebook. API membuat ini dapat direalisasikan tanpa Anda sadari.

 

Apakah API?

API

API (Application Programming Interface) bekerja sebagai interface antara dua sistem perangkat lunak terpisah yang memungkinkan mereka berinteraksi satu sama lain. Beberapa kode internal sistem terekspos ke seluruh dunia sehingga sebuah program bisa berkomunikasi dengan program lain. 

Mengapa Melakukan Tes API?

API

Pengujian API seperti halnya menguji interface lain ke dalam perangkat lunak. Anda harus memastikan bahwa software bebas dari bug sebelum dikirim.

Aktivitas ini menyerupai pengujian di tingkat UI namun dari pada menggunakan data input dan output, penguji API membuat panggilan ke API, menerima output dan menurunkan hasil sebenarnya dibandingkan dengan yang diharapkan. Anda dapat melakukannya dengan menggunakan solusi uji khusus (misalnya Postman) atau seperti yang sering dilakukan penguji API, menulis kode uji API.

Tujuan penulisan kode uji API adalah memohon permintaan ke API, output dan mencatat hasil yang diharapkan, aktual, dan lamanya waktu setelah respon dikirim.

 

Bagaimana Cara Melakukan Tes API?

API

  • Jika Anda ingin menemukan bug saat menguji API, pertama-tama, hone in pada ordinary-use. Periksa bagaimana cara merespons panggilan di bawah kondisi biasa karena itulah yang harus dilakukan. Jika terjadi kegagalan, berarti ada bug di tempat lain, dan harus terdeteksi dan tertangkap.
  • Stress testing digunakan untuk melihat bagaimana API mengatasi output tak terduga atau berlebihan.
  • Fokus pengujian penting lainnya adalah melihat bagaimana sistem bereaksi terhadap kegagalan. Apakah menunjukkan sebuah masalah? Jika ya, apakah masalah mencakup semua data yang dibutuhkan untuk menemukan dan memperbaiki bug yang mencegah agar sistem tidak berjalan? Apakah itu membuat aplikasi lain atau lag sistem? Semua pertanyaan ini harus dapat dijawab oleh penguji API.

 

Tertarik untuk memperdalam kemampuan tentang API? ayo bergabung bersama Wonderlabs sekarang. Daftarkan diri Anda disini atau kenali kami lebih dekat disini.

inspired by: https://blog.testfort.com

images sources: Freepik

Comments


Subscribe to Email Updates